indraip

Wordprees

PREDATOR – PREDATOR PRASEJARAH

Tinggalkan komentar


 

1. Sea Scorpion

Meskipun namanya dikenal dengan ‘Kalajengking Laut’, tetapi kenyataan nya mereka tidak hidup dilaut. Namanya secara resmi disebut dengan Eurypterid. Panjang nya mencapi 3 meter lebih dan pada akhirnya punah sekitar 250 juta tahun yang lalu.

 

2. Argentavis

Argentavis adalah burung terbesar yang pernah ditemukan. Secara harfiah Argentavis dapat diterjemahkan menjadi “burung Argentina luar biasa”. Mungkin karena predator hidup dibagian Amerika Selatan.
Bentuk fisiknya hampir menyerupai burung Glider, mirip seperti burung Condor hari ini, tetapi dengan kecepatan terbang yang jauh lebih baik.
3. Terror Bird

 

Termasuk dalam keluarga Phorusrhacidae ( spesies burung terbang karnivora yang menjadi predator yang dominan di Amerika Selatan). Tetapi Terror bird tidak dapat terbang, ia hanya dapat berlari sangat cepat untuk menangkap mangsanya.
Terror bird memiliki kepala dengan panjang satu meter dan paruh menyerupai elang dengan ukuran yang besar, memberikan kemungkinan untuk menelan seeokor kuda dengan sangat mudah.
4. Dunkleosteus

 

Dunkleosteus adalah ikan jaman prasejarah yang hidup sekitar 380 juta tahun yang lalu, dianggap sebagai mahluk laut yang paling besar pada jamannya.
Dengan panjang sampai dengan 10 meter, dengan berat sekitar 3,5 ton, dipersenjatai dengan rahang yang kuat, yang mungkin bisa menggigit benda dengan bahan logam sekalipun. The dunkleosteus makan segala sesuatu yang ada laut, bahkan para anggota kecil dari spesiesnya sendiri.
5. Madtsoia

 

Beberapa ilmuwan di Kolombia telah menemukan fosil monster prasejarah yang diduga sebagai ular terbesar di dunia yang pernah hidup di bumi. Ular yang diberi nama Titanoboa cerrejonensis itu diperkirakan memiliki berat lebih dari 1 ton dan panjang hingga hampir 14 meter.
Beberapa ilmuwan yakin ular ini hidup di bumi sekitar 58 juta hingga 60 juta tahun lalu. Ahli geologi, David Polly, yang memperkirakan ukuran dan bobot Titanoboa berdasarkan posisi fosilnya.
“Ukuran ular itu sungguh besar sekali. Namun, tim peneliti masih memikirkan seberapa besar panas bumi dibutuhkan untuk menghangatkan tubuh ular sebesar itu.”
Fosil Titanoboa ditemukan oleh tim ilmuwan internasional di sebuah tambang batu bara di wilayah tropis Cerrejon, Kolombia. “Ular yang sangat besar ini benar-benar mengundang imajinasi, tetapi fakta yang ada telah melampaui fantasi yang ada di Hollywood sekalipun,” kata ahli paleontologi, Jonathan Bloch, yang juga terlibat dalam ekspedisi.
“Ular yang mencoba mencaplok Jennifer Lopez di film Anaconda tidak sebesar ular yang kami temukan,” kata Bloch. Berdasarkan ukuran ular itu, Bloch menjelaskan, tim ilmuwan dapat menghitung temperatur tahunan rata-rata di garis khatulistiwa Amerika Selatan 60 juta tahun lalu mencapai sekitar 33 derajat celcius, sekitar 10 derajat lebih hangat dibandingkan saat ini.
“Ekosistem tropis Amerika Latin saat ini berbeda jauh dibandingkan 60 juta tahun lalu,” kata Bloch. “Kondisi hutan tropisnya hampir sama dengan saat ini, tetapi temperaturnya lebih panas saat itu dan dipenuhi dengan reptil berdarah dingin yang lebih besar.”
Menurut Nature.com, ular adalah jenis hewan poikilotherms (berdarah dingin) yang memerlukan panas dari lingkungan mereka merayap untuk membangkitkan metabolisme. Oleh karena itu, ilmuwan memperkirakan ular raksasa itu hidup di ekosistem tropis Amerika Selatan dengan temperatur yang saat itu tidak berada di bawah 30 hingga 34 derajat celcius.
Sebagian besar populasi ular saat ini terdapat di wilayah tropis Amerika Selatan dan Asia Tenggara. Temperatur di Amerika Selatan dan Asia tenggara memungkinkan hewan ini berkembang hingga mencapai ukuran besar.
6. Sarcosuchus imperator

 

Jika kita lihat gambar di bawah tubuh croc super ini mungkin dua kali dari buaya terbesar di saat ini. Dewasa super croc berat badan adalah sekitar 8 ton. Atau sekitar 10 kali lebih besar daripada buaya di saat ini.
Pada pertengahan 40’s sampai 50’s paleontolog kebangsaan perancis bernama alfred felix bersama teman-temannya di sahara ekspedisi menemukan banyak fosil super croc di niger. Mereka menemukan sekitar 50% sampai 70% dari fosil kerangka sarcosuchus imperator. Sarcosuchus imperator yang merupakan nenek moyang buaya juga dikenal sebagai predator yang paling berbahaya di usia mereka. Mereka dapat bergerak sangat cepat. Sekitar 40-60km/ jam. Itu berarti di era jurassic, super croc tidak hanya mengejar korban mereka dalam air, tetapi juga di lapangan. Mereka mendapatkan korban dengan berlari mengejar mereka. Sarcosuchus (artinya “daging buaya” dan biasa disebut “supercroc”) adalah sebuah genus punah crocodyliform dan relatif jauh dari buaya. Itu berasal dari periode cretaceous awal apa yang sekarang afrika dan merupakan salah satu buaya raksasa terbesar -seperti reptil yang pernah ada. Itu hampir dua kali panjang buaya air asin modern dan beratnya sekitar 8-10 ton.
7. Tyrannosaurus rex

 

Dapat menggigit potongan daging sepanjang 1 meter dari mangsanya, Tyrannosaurus rex adalah puncak tertinggi dari rantai makanan dalam periode/jaman Kretaseus. Binatang ini menyerang dengan rahang dibuka lebar-lebar, menghancurkan tulang binatang besar atau menggigit binatang kecil dalam rahangnya yang seperti tang dan mengibas-ngibaskannya sampai mati. Bila tidak ada daging segar tersedia, binatang ini merebut mangsa yang dibunuh oleh karnivore yang lebih kecil. Lengannya yang pendek memungkinkan ia tidak dapat berlari lebih cepat dari 32 km/jam karena saat ia jatuh, lengannya yang kecil tidak dapat menghentikan kejatuhannya.
8. Megalania

 

Megalania adalah seekor kadal raksasa dengan ukuran tujuh meter panjangnya dan memiliki senjata beracun pada gigi-gigi nya yang sangat tajam.
Meski terlihat menyeramkan dan mematikan, tetapi Megalania merupakan hewan buruan untuk manusia jaman purba, sekitar 40.000 tahun yang lalu. Saat ini yang tersisa dari Megalania adalah kelompok terkecil nya, yaitu Komodo.
9. Therizinosaurus

 

Therizinosaurus bukanlah se-ekor predator, bentuk fisiknya yang sangat besar tetap menjadi catatan tersendiri. Ketika pertama kali ditemukan fosilnya pada tahun 1950-an, Therizinosaurus diperkirakan merupakan seekor reptil yang menyerupai kura-kura raksasa. Meskipun masih belum jelas bahwa therizinosaurus adalah herbivora.
Therizinosaurus memiliki tengkorak kecil di atas leher panjang dan tiga cakar sepanjang satu meter pada kedua kaki bagian depannya. Cakarnya mempunyai fungsi untuk bertarung mempertahankan wilayahnya atau untuk kawin dan untuk mencapai cabang-cabang pohon berdaun.
10. Megalodon

 

Jenis Hiu Prasejarah dan tertua di lautan, Rahang yang mencapai 1/2 meter dan memiliki gigi berjeruji seperti gergaji dengan 2 deretan gigi di atas dan bawah. Memotong potongan daging paus sepanjang 1,75 m. Smilodon berenang di semua lautan dan terbanyak di daerah eropa. Megalodon yang menyebabkan punahnya beberapa jenis karnivora kecil di laut. Kemungkinan kecil Megalodon punah oleh Tylosaurus yang 2 kali lebih besar dari Hiu ini, dan kekurangan makanan di laut karena beberapa hewan di laut Kretaseus migrasi ke daerah tropis.

Makanan: Paus prasejarah.
Panjang: 2-3,5 m
Lebar: 30-40 cm
Berat: Tidak diketahui
Arti nama: “Rahang yang besar”

11. spinosaurus

 


Salah satu dinosaurus pemakan daging terbesar, Spinosaurus adalah pemakan daging yang sangat kuat. Ia menggigit mangsanya dengan rahang yang besar dan mirip buaya dan deretan gigi yang setajam jarum. Ia dapat memperloleh makanannya dengan menyerang dinosaurus pemakan tumbuhan, memakan bangkai atau bahkan memakan jenisnya sendiri.
Pada punggungnya, tulang belakang yang tinggi yang mungkin ditutupi dengan kulit, memberikan dinosaurus ini layar yang aneh. Layar ini mungkin dipenuhi dengan pembuluh darah yang dapat membantu Spinosaurus menghangatkan dirinya sebelum berburu.

Panjang : Hingga 15 meter
Bobot : Hingga 4 ton
Tulang punggung : Hingga 1.8 meter panjangnya
Senjata : Gigi yang panjang dan tajam dan mungkin cakar yang tajam
Makanan : Dinosaurus lainnya, hidup atau mati, dan kemungkinan juga telur dinosaurus.
12.Liopleurodon

 

Seperti Predator X, Liopleurodon termasuk dalam keluarga Pliosaur (reptil laut dari Periode Jurassic dan Cretaceous). Liopleurodon juga merupakan reptil laut pemakan daging yang memiliki ukuran sangat besar, dengan panjang tubuhnya 1,5 sampai dengan 10 meter.
Raksasa ini memiliki empat kaki yang bentuknya menyerupai dayung yang besar dan kuat, membuatnya menjadi perenang yang baik dengan kecepatan yang luar biasa.
Liopleurodon dianggap sebagai penguasa laut pada jaman Jurassic dan Cretaceous awal karena termasuk dalam predator terbesar pada masanya.
13.Predator x

 

Predator X nama sementara untuk predator laut prasejarah, yang diperkirakan para ilmuwan termasuk familia Pliosaurus .Hewan ini diklaim oleh para peneliti sebagai “binatang yang paling mengerikan yang pernah berenang di lautan. Makhluk ini panjangnya 15 m, dan berbobot 45000 kg, dan memiliki gigi sepanjang 30 cm. Rahang makhluk ini mungkin mampu mengerahkan kekuatan lebih besar daripada milik Tyrannosaurus. Meskipun begitu perkiraan kekuatan rahang makhluk ini berbeda-beda, dengan satu sumber berita menyatakan gigitannya 10 kali lebih kuat daripada hewan modern mana pun, dan empat kali lebih kuat dari pada seekor Tyrannosaurus. Tengkorak predator ini digali pada pertengahan tahun 2008 di Svalbard, dekat Samudera Arktik, oleh tim Norwegia . Tengkorak ini diperkirakan termasuk spesies baru pliosaurus.

14.Tylosaurus

 


Tylosaurus adalah kadal laut, bukan termasuk dinosaurus. Predator dalam laut yang dominan di jamannya, Tylosaurus mempunyai tubuh yang panjang ramping dengan permukaan atas berwarna gelap dan sisi bawah lebih terang, yang menyamarkan keberadaannya dalam air. Binatang ini mengibaskan ekornya ke kanan dan kiri dan sisi lain sewaktu berenang, menentukan arah tujuannya dalam laut Kretaseus yang suram menggunakan ke-empat anggota tubuhnya ang menyerupai sirip. Tylosaurus memiliki tengkorak yang panjangnya 1,75 m dengan rahang penuh gigi tajam berbentukkerucut, yang dengan mudah merobek tubuh mangsanya. Biasanya hewan ini makan kerang, plangton dan hewan kecil lainnya tapi dia juga suka makan daging . Hewan ini cuma ada beberapa di jaman kretaseus .

Makanan: Kerang, Ikan, moluska(binatang lunak), penyu, dan Karnivora laut lain.
Pengucapan: TI-lo-SAUR-us
Panjang: 10-12,3 m
Tinggi: Tidak diketahui
Berat: Tidak diketahui

15.Smilodon 

Smilodon adalah kucing (harimau) ganas prasejarah yang terkenal karena taringnya yang besar. Nama julukannya “harimau bergigi pedang” menyesatkan karena Smilodon tidak berkerabat dengan harimau. Smilodon menyergap mangsanya, mengejarnya dari tempat tersembunyi bukannya mengejar menempuh jarak jauh. Ia memiliki lengan dan bahu yang kuat untuk membanting mangsanya ke tanah sebelum menancapkan taringnya yang hebat ke leher mangsanya. Taring Smilodon dapat tumbuh sampai 25 cm (sepanjang penggaris) namun rapuh dan akan patah bila terkena tulang mangsanya. Namun akan tumbuh lagi.

Makanan: Gajah, Bison, dan Kuda Prasejarah
Pengucapan: SMIL-o-don
Panjang: 1,2-1,5 m
Tinggi: 90 cm
Berat: 200 kg
Arti nama:”Gigi Pisau” Karena panjang giginya yang melebihi panjang pisau(18 cm).

http://www.indoleak.net



Penulis: indraip

I will learn about history? because I love history and want to know how our forefathers in the days of yore

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s