indraip

Wordprees

Bencana Chernobyl ( Ukraina )

Tinggalkan komentar


Ukraina

Bridget Kendall kembali ke Chernobyl 20 tahun setelah bencana nuklir terjadi dan menyaksikan keadaan yang mengharukan.  Musim semi 1986, ketika bencana Chernobyl terjadi.Banyak rumor yang beredar Jamannya masih Uni Soviet di bawah Mikhail Gorbachev, yang baru berkuasa satu tahun. Tak ada yang menduga negara itu akan bubar terpecah-pecah .Dibalik penyataan resmi tentang bencana Chernobyl, banyak yang menduga masalah yang sebenarnya ditutup-tutupi dan terjadi kepanikan.Suasana stasiun kereta api hiruk pikuk karena semua orang ingin mengirim kaum ibu dan anak-anak keluar secepatnya dari ibukota Ukraina, Kiev, yang masih menjadi negara bagian Uni Soviet.
Kiev seperti menjadi kota hantu yang dihuni kaum pria yang mabuk menenggak anggur merak karena rumor yang menyebut anggur merah bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Mereka saling bertukar rumor-rumor yang mengerikan, sampai ada lelucon bahwa orang di Kiev akan mati karena informasi yang dilebih-lebihkan, bukan karena radiasi.Kepanikan muncul, Namun di dekat Chernobyl, suasana lebih nyata.
Seorang perempuan yang bekerja di reaktor nuklir Chernobyl mengatakan sedang bersiap-siap kerja tanggal 26 April namun jam 2 siang dia mendapat telepon dari bosnya di reaktor yang meminta dia untuk tidak masuk kerja.
“Saya tidak bisa menjelaskan lewat telepon apa yang sebenarnya terjadi,” kata bosnya, “anak-anak pulangkan dari sekolah dan tutup jendela. “Pripyat, kota tempat tinggal para pekerja reaktor hanya beberapa kilometer dari reaktor Chernobyl. Dari kota itu bisa terlihat reaktor tersebut, juga bagian yang terbakar api serta asap hitam menyelubungi angkasa di atasnya. Sepanjang hari wanita itu duduk di rumah, sementara kawan-kawannya dalam suasana gembira menyambut sinar matahari musim semi bulan April.
Anak-anak bermain di jalan dan juga di kolam. Tetangganya mengajak naik ke atap rumah supaya bisa melihat lebih jelas drama Chernobyl. Dia menyarankan supaya mereka yang justru masuk ke dalam rumah. Dia menambahkan mereka semua berduka karena hancurnya reaktor yang mereka banggakan. “Namun lebih dari itu adalah kami merasa bertanggung-jawab atas bencana itu.”Tentu tak semua orang di Pripyat bangga dengan reaktor Chernobyl.

Saya sempat menelusuri surat kabar lokal dan pada musim panas 1985, seorang wartawan, Lyubov Kovalevskaya mengkritik Chernobyl.Pada tahun 1985, Gorbachev meluncurkan kebijakan bahwa tidak ada orang yang tidak bisa dikritik.
Lyubov kemudian mewujudkan kebijakan itu dan menulis tajuk rencana yang menyebutkan bahwa banyak prosedur semestinya yang tidak dijalankan di reaktor Chernobyl dan ancamannya amat serius.Peringatannya itu adalah ramalan – bencana Chernobyl terjadi beberapa bulan kemudian.
Namun dia tidak mendapat pujian karena pihak berwenang justru melihat dia sebagai tukang onar.
Ketika  bertemu di bulan Agustus 1986, sama seperti penduduk Pripyat lainnya, dia sudah pindah ke Kiev dan tinggal di penampungan sementara sambil mengkuatirkan kesehatannya.Beku di masa lalu dalam kunjungan  baru-baru ini.
Pripyat kini berada di jantung kontaminasi dalam radius 30 kilometer yang masih dipagari untuk mencegah orang datang bermukim.
Reaktor nomor 4 masih berdiri terlantar, sedang alat berat yang 20 tahun lalu sibuk beroperasi untuk membangun dua reaktor lain kini sudah mati membeku, tinggal sejarah. Semua bahan logam di tempat itu tak bisa disentuh, apalagi dipindahkan, karena berkontaminasi tinggi.

Sebuah lambang besar palu dan arit masih menempel di sebuah gedung bertingkat 16 yang mengingatkan pada Uni Soviet yang sudah ambruk.
Angin menghembus lewat jendela yang sudah tidak berkaca lagi. Lapisan wall paper yang pucat berlepasan. Di salah satu ruangan menemukan kursi anak-anak yang sudah berkarat. Membuka pintu teras dan di kejauhan terluhat reaktor berwarna abu-abu itu, seperti naga yang sedang tawar menawar dengan waktu.Di bawah sana juga terlihat jalan setapak dari semen yang sudah tidak dilewati orang selama 20 tahun, dan ada bayangan dari roda raksasa yang mestinya menjadi atraksi utama pasar malam yang rencananya mulai dibuka tanggal 1 Mei 1986.Namun pada tanggal itu, semua penduduk sudah pergi.

http://archive.kaskus.us/thread/

Penulis: indraip

I will learn about history? because I love history and want to know how our forefathers in the days of yore

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s